01/11/17 0 komentar

New Chapter of Life



UTS (Ujian Tengah Semester) baru saja berakhir… Gak terasa udah 2 bulan belajar di UNHAN, yaap baru dua bulan belajar tapi udah UTS ajee. Postingan kali ini adalah sebagai salah satu nazdar gw waktu dulu ikut tes Pascasarjana Di Universitas Pertahanan. Udah niatan kalo misal keterima, bakalan buat postingan perjalanan panjang melalui tahapan tesnya dan cerita sedikit kehidupan kampusnya.

Awal mula gw ikut pendaftaran yang Gelombang 1 (fyi: total ada 4 gel) itu di bulan Desember 2016, dengan persyaratan yang seabrek termasuk bikin artikel dalam bahasa inggris. Akhirnya gw coba untuk daftar online dan kirim berkas pendaftarannya. Setelah menunggu hampir dua bulan, gw dapet pengumuman di awal Februari kalo gw lulus administrasi dan harus ujian minggu depannya. Asli lah itu tiket pasti mahal banget haha.. tapi demi cita-cita mau tidak mau ya harus dijalani.

Btw, untuk seluruh tahapan tesnya kita diwajibkan hadir ke Kampus IPSC Sentul. Akhirnya gw pun datang memenuhi panggilan buat ujian TPA dan TOEFL dua hari berturut-turut. Daripada ribet dan takut telat datang ujian akhirnya gw memilih menginap di penginapan kampus. Tes TPA nya dari BAPPENAS asli itu susah beeud.. ya selain karena gw gak belajar ama kurang persiapan juga wkwk.. Bagian Matematikanya parah hahha.. Total soalnya kurang lebih 250 soal dikerjakan sekitar 4 atau 5 jam gw lupa..

Dan hari esoknya tes TOEFL, dan  karena gw kleyengan abis ngerjain TPA alhasil lah gw cuma baca2 soal seadanya.. Akhirnya tes TOEFL pun dapat dilalui, tinggal pasrah menunggu hasil keluar. Hari-hari gw kembali fokus kerja dan melupakan tes gw sejenak.. Tak terasa sebulan berlalu dan datanglah pengumuman selanjutnya di bulan Mei. Gw kira gak bakal lolos mengingat gw gk ada persiapan waktu tes kemarin, tapi Alhamdulillah gw masih dikasih kesempatan melaju ke babak selanjutnya.. Yaaps tahapan tes selanjutnya adalah tes Psikotes. Dan lagi-lagi minggu depannya gw harus tes, keluarin kocek dalem lagi niih.. T.T

Hari H pun tiba gw ujian Psikotes, ujiannya cukup lama sekitar 4-5 jam.. Dan yang pasti melelahkan juga. Tapi akhirnya dapat dilalui juga dengan lancar, tinggal menunggu hasil kembali. Dan yang ini proses menunggunya agak lebih lama, soalnya nunggu proses gelombang yg lain selesai semua untuk diambil yg lolos buat tahapan wawancara. Jadi proses wawancara ini adalah saringan dari kesemua gelombang untuk diambil yg lolos ke tahap wawancara. Seingat gw waktu itu ada 400 orang yg lolos dari sekitar hampir 4000 pendaftar diawal.

Alhamdulillah lagi-lagi Allah memberi kesempatan gw untuk ikut lolos sampai tahapan wawancara ini. Saat wawancara adalah masa yang paling mendebarkan menurut gw. Karena gak pernah sejarahnya gw diwawancara sama orang-orang dari dunia militer (walaupun pas wawancara mereka pakai batik :’)) dan belakangan gw tau yg ngewawancarai gw udah bintang dua dan tiga hahah maafkeun dulu gw masih polos gak ngerti bintang2an gtu.

Gw diwawancara ama tiga orang, dan mereka adalah bapak-bapak petinggi dikampus yang menjabat sebagai Dekan, Wadek dan sebagainya. Asli gw grogi banget, nervousnya ampun-ampunan udah. Lebay sih emang gw, tp gimana lagi gw gak bisa tenang asli daah..
Hari H pun tiba, gw udah berpakaian rapih dan datang tepat waktu banget, jam 6 gw udah nyampe kampus saking takut telatnya haha. Kita saat itu diberi arahan didalam auditorium sebelum akhirnya dibagi-bagi menjadi beberapa kelompok untuk wawancara. Gw kebagian kelompok 10 dengan urutan ke 6 wawancara. Jadi gw orang terakhir yang diwawancara sebelum jeda makan siang. Proses wawancara serius tapi santai, gw jawab sejujurnya dan seadanya. Berharap semua yang terbaik aja apapun hasilnya nanti gw pasrah.

Dan gak lama menunggu akhirnya hasil wawancara pun keluar sekitar bulan Juli akhir. Alhamdulillah Allah Maha Besar gw diterima sebagai 1 dari 244 mahasiswa UNHAN T.A 2016/2017. Gw yakin semua yang telah ditetapkan adalah yang terbaik dan kita harus menjalani sebaik-baiknya. Akhirnya gw harus meninggalkan kota kelahiran gw untuk merantau lagi ke tanah tempat gw dulu menempuh pendidikan sarjana, hanya saja kampusnya yang berbeda.

Fyi, UNHAN adalah universitas negeri di bawah Kementerian Pertahanan dan Kemenristek Dikti yang sudah terakreditasi A. Kuliah disini full belajar di kelas selama 1 tahun dan setengah tahun menyusus tesis semuanya dibiayai oleh negara alias gratis. Mahasiswa tinggalnya di mess yang fasilitasnya lengkap mulai AC, TV, Kulkas dan Dispenser per flat. Jadi per flat ada 2 kamar lengkap dengan meja belajar, lemari dan tempat tidur.

Kampus menyediakan makan 3 kali sehari untuk para mahasiswa dan itu gratis juga, kecuali hari Sabtu dan Minggu karena hari libur. Selama di UNHAN kita juga dapet uang saku yg jumlahnya denger2 meningkat tiap tahun, haha. Selain itu juga bakal dapet seragam olahraga satu set dengan sepatu, maju menwa juga lengkap dengan sepatu, kemudian baju bela negara kebanggan yang bakal dipake tiap akhir bulan. Selama pelatihan di Gunung Bunder sekitar seminggu kita pakai baju bela negara lengkap dengan sepatu PDL yg macem boots tentara itu.

Asli berat badan gw turun selama di gunung bunder, kita dididik semi militer tapi asyik dan membuat disiplin. Makan teratur tiga kali sehari porsi tentara, ada extra fooding dan yang paling gokil adalah dinginnya gunung bunder parah bangeeet. Kita tidur di barak tentara yang cuma beralas papan, diterpa dinginnya malam. Gw tiap tidur pakai 4 lapis baju, plus sweater dan jaket, celana dan kaos kaki dua lapis, tapi dingin tetap merasuk ke tulang. Lu bisa bayangin kalo mandi kaya apa bentuknya?? Mau pingsan cuuy… gw cuma mandi sekali sehari..

Airnya langsung dari air gunung, jadi mau minum sambil mandi gak masalah. Medannya gunung bunder itu banyak tanjakannya itu yg biking gw turun berat badan hahah.. tapi gw menikmati kok, secara gw jd gk cape2 diet. Selesai pelatihan di gunung bunder, kita kembali ke barak sementara karena kita belum pembagian mess. Btw kita masuk mess setelah selesai matrikulasi selama dua minggu. Jadi selama itu kita tidurnya di barak PMPP (Pusat Misi Pelatihan Perdamaian). Iya itu baraknya pasukan perdamaian yang bakal dikirim keluar negeri untuk menyelesaikan misi perdamaian.

Gw jadi kangen masa-masa di barak yang mandi harus ngantri, dan kadang mati air juga jadi harus nampung air haha.  Tapi semua dinikmati saja karena pengalaman itu sangat berharga dan gak bisa terulang lagi. Selesai matrikulasi ditandai dengan adanya sidang senat terbuka yang menandakan sudah resminya kami menjadi mahasiswa UNHAN Cohort 9 Tahun 2016/2017. Akhirnya pun kita resmi bisa menempati mess mahasiswa, yang lelaki mess atas yang wanita mess bawah. Messnya lumayan jauh ke bawah dan ngelewatin hutan di kanan kiri tapi gak serem kok,..

Senangnya karena selama perkuliahan semester 1 ini gw udh berkali-kali diajar orang penting di tiap minggunya, mulai dari Menteri Luar Negeri, Menteri Dalam Negeri, Para Gubernur dan Dosen Tamu dari luar negeri juga turut hadir. Dimana itu semua gak akan gw dapatkan kalo gak kuliah disini. Alhamdulillah..

Selama satu tahun belajar juga kita akan ada KKDN dan KKLN, yaitu kuliah kerja nyata ke dalam dan luar negeri. Tiap tahun negara tujuan dari tiap-tiap jurusan selalu berbeda-beda. Denger-denger tahun ini prodi gw bakal ke Australia dan prodi lainnya ke negara Asia Timur, seperti Jepang dan Korea Selatan. Intinya segala sesuatunya harus dinikmati, terlepas dari beratnya kuliah disini karena jam kuliah yg selalu full dan kedinamisan jam perkuliahan.

Mahasiswa Pascasarjana UNHAN Cohort 9


So, ini sedikit cerita dari gw, gw masih tunggu kejutan-kejutan apa lagi yang bakal datang disini. Btw sebentar lagi pasti bakal ada pembukaan pendaftaran buat Cohort selanjutnya dan tahun ini dibuka juga untuk perkuliahan Doktoral. Jadi gak ada salahnya buat kalian untuk mencoba, siapa tau rezeki kan yaaah.. hehe … See you on my next post.
03/12/16 0 komentar

Review – Valipcious Mizzu Velvet Matte “Dolce” dan Purbasari Color Matte “81”

Berawal dari keisengan gw yang suka nulis dan nyoba-nyoba review barang, sepertinya kebanyakan dear fellas suka googling tentang review yang berkaitan dengan bibir, eaaps,, ada lip cream, lipstick, lip gloss, dan lip lip lainnya..

Tapi kali ini berhubung gw lagi agak tidak rajin males nulis jadinya review dua brand dijadiin satu aja yaa,, hehe.. Selain karena ini sama-sama brand lokal, sama-sama matte dan warnanya bisa dibilang mirip-mirip dikit lah. Okay, let’s get started..!!

Review kali ini akan membahas dua pewarna bibir dari brand lokal, yaitu  Valipcious Mizzu Velvet Matte “Dolce” dan Purbasari Color Matte Diamond “81”.

Ini dia penampakan lip cream dan lipstick yang mau dicuap-cuapin.. :)

 
Valipcious Mizzu Velvet Matte “Dolce”

Purbasari Color Matte “81”

Biar gampang liat isinya, ini gambaran buat swatchnya di tangan



·         Valipcious – Mizzu Velvet Matte “Dolce”
 
Mizzu Velvet Matte "Dolce"

Brand baru di kancah per lip cream-an, gak baru-baru amat sih tapi kayaknya keluarnya di 2016 ini deh, CMIIW. Ini modelnya lip cream, tapi dia lebih pekat sih dibanding dengan Mineral Botanica Lip Cream. Kemasannya bening ada liris-liris hitam di tube-nya, jadi tetep bisa liat warnanya dari luar.

Isinya 4,5 gr, cukup banyak sih menurut gw, dan ukuran botolnya itu gw suka, karena dia gak terlalu pendek dan gak terlalu tinggi. Kalau mau dibandingkan ukurannya ada di tengah-tengah antara ukuran NYX SMLC dan Mineral Botanica SMLC. Dan satu lagi, kemasannya itu sebenarnya plastic tebal gitu, tapi kalau dilihat seperti kaca, jadi keliatan elegan.

Keunggulan:
  • Mengandung Shea Butter & Diperkaya dengan Vitamin E
  • Cepat kering ketika diaplikasikan jadi gak perlu tunggu lama
  • Lumayan affordable, bisa dibeli sekitar harga Rp. 80.000,-
  • Varian warnanya cakep-cakep, tersedia 7 varians
  • Kuas aplikatornya gak terlalu panjang, jadi bisa lebih detail menggambar bibir
  • Cukup tahan lama dipakai seharian


Kekurangan:
  • Baunya gw gak terlalu suka, seperti crayon gtu, tapi gak tau kalau varian yang lain
  • Harus pakai lip balm dulu, karena bibir gw jadi cracky kalau gak pake lip balm
  • Masih susah nyari di toko offline, hanya online sepertinya
  • Menurut gw ini masih transfer sih kalau minum di gelas, tapi gak lebay sih
  • Buat yang punya kulit rada gelap seperti gw gak disarankan pake yang warna ini, karena terlalu neon “nyala” banget, jadi gak perlu berlayer-layer.


·         Purbasari Color Matte 81 “Diamond”

Purbasari Lipstick Color Matte "81"

Nah kalo ngomongin brand yang satu ini mah ciwi-ciwi pasti udah pada kenal semua. Brand purbasari emang gak cuma ngeluarin produk lipstick aja, tapi juga ada lulur, lotion, dll. Tapi yang mau dibahas kali ini adalah lipstiknya, yaps lipstick purbasari yang sempat happening banget banget di segala penjuru pertokoan online dan offline.

Selain karena harganya murah abis, warnanya bagus-bagus, dan juga yang paling penting itu adalah matte. Khusus yang mau kita omongin adalah yang nomor 81 “Diamond”. Yaps, sepertinya purbasari selalu menamakan lipstick-lipstiknya dengan jenis batu-batuan cantik yah.

Kalau dilihat dari kemasannya ya standar kemasan lipstick, warnanya full hitam, dengan tulisan gold “purbasari”. Kotaknya juga cenderung sederhana, ya wajar sih sesuai harga. Untuk isinya itu sekitar 4 gram, beda 0.5 gram dari si Mizzu tadi.

Keunggulan :
  • Harganya murah banget sekitaran Rp. 35.000,- sampai Rp. 45.000,-
  • Warna-warnanya cakep-cakep, mulai dari yang nude, pink, gothic, lengkap deh
  • Baunya enak, ada aroma cookie gitu
  • Gampang nyarinya, jadi kalau habis gak repot mau beli dimana aja ada
  • Ringan di bibir, dan tahan lama
  • Tersedia 15 varians yang kece


Kekurangan :
  • Isinya mudah patah jika tidak hati-hati
  • Teksturnya cenderung berbeda antara nomer yang satu dengan yang lainnya
  • Box dan kemasan terlalu sederhana tapi unik sih
Overall, gw suka sama dua jenis pewarna bibir ini, terlepas dari segala kekurangan dan kelebihannya. Yah namanya juga coba-coba.. J



Disclaimer : “Review yang ada di blog ini adalah murni pengalaman pribadi penulis, tanpa ada sponsor dari pihak manapun. Isi ataupun konten yang disampaikan hanya untuk memudahkan pembaca mencari informasi. Kesamaan ataupun perbedaan pengunaan produk oleh pembaca diluar tanggung jawab penulis.”
11/11/16 0 komentar

Review - Mane 'n Tail Shampoo Series

Akhirnya kesampaian juga rencana mau buat review singkat tentang shampoo series. Alasannya mengapa?? Karena gw mau buat review setelah gw bener-bener udah selesai memakai sampai habis shampoonya. Dalam beberapa bulan terakhir rambut gw emang bermasalah banget banget banget. Masalahnya sih hanya satu, yaitu rambut rontok dan itu membuat gw stress gimana cara ngatasinnya.

Waktu itu gw lagi jalan di mall yang agak besar dan nemu Mane 'n Tail Shampoo. Awalnya gw bingung kok shampoo kuda??, mana dikemasan depannya ada gambar kudanya pula. Terus gw pulang, tanpa membeli haha.. dan karena penasaran gw browsing deh di inet, belum banyak sih yang review. Kalaupun ada ya sekedarnya saja, gak terlalu buat gw puas.

Berhubung ada beberapa yang bilang kalau The Mane 'n Tail Shampoo ini bagus, jadilah gw coba beli dikemudian harinya, berharap bisa mengatasi kerontokan rambut gw. Tapi sewaktu beli gw bingung, mau beli yang mana soalnya gak terlalu spesifik dikatakan khusus buat rambut rontok.

FYI, di review gw kali ini bakal membahas tiga jenis shampoo yang sudah digunakan, dan ini adalah review sejujur-jujurnya atas pemakaian sendiri (bukan orang lain). Disini gw hanya memakai jenis shamponya saja, dan tidak menggunakan conditioner sama sekali. Varian tersebut adalah The Original Mane ‘n Tail and Body - Shampoo, The Original Mane ‘n Tail Olive Oil Complex – Herbal Gro Shampoo, dan The Original Mane ‘n Tail Deep Moisturizing - Shampoo.

·         The Original Mane ‘n Tail and Body – Shampoo For Shiny, Manageable Hair

Ini merupakan varian pertama yang gw beli, yaps original shampoo yang konon katanya bisa dipakai buat kuda juga. Buat kemasannya bisa dilihat di bawah ini:

The Original Mane ‘n Tail and Body

Warna shamponya putih susu gitu, agak kental ya normalnya shampoo lah, dan wanginya soft. Jujur pertama kali keramas langsung berasa beda banget, bersih keset, tapi gak bikin kering dan kaku. Setelah ini shampoo habis gw membuktikan sendiri, rambut gw jadi gampang diatur, rapi gitu gak berantakan kemana-mana. Selain itu, satu yang gak bisa gw pungkiri adalah rambut gw berkilau. Keluarga gw sendiri yang bilang, rambut gw jadi bagus dan berkilau, ketika dipegang lembut banget dan gw sukaaa.

Kekurangannya adalah gw belum bisa menyembuhkan masalah rambut gw yang rontok ini fellas. Mungkin shampoo ini memang khusus untuk rambut yang “udah jadi” tinggal permak dikit pakai shampoo ini jadilah sempurna. Ini menurut gw yaah.. J

·    The Original Mane ‘n Tail Olive Oil Complex – Herbal Gro Shampoo For  Strengthens & Nourishes, Reduces Breakage

Setelah urusan gw dengan shampoo pertama selesai, keingintahuan gw pun masih berlanjut dengan membeli varian shampoo yang kedua. Sebenernya varian ini yang pengen gw beli pertama kali dulu, tapi ya gw agak ragu waktu itu makanya beli yang originalnya aja dulu. Ini tampilan kemasan shamponya :

The Original Mane ‘n Tail Olive Oil Complex

Gw pun mulai memakai varian ini, langsung setelah varian sebelumnya selesai. Gw suka sama wanginya, lembut dan gak terlalu strong untuk sekelas shampoo. Warna shamponya hijau muda rada bening gitu. Gw kira ini shampoo bakal warna putih semua disetiap varian, eh ternyata enggak..

Setelah beberapa kali pakai buat keramas, asli kulit kepala gw jadi gatal banget. Gw takut juga pada awalnya, apa iya gw gak cocok pakai varian yang ini atau gimana. Ehh tapi setelah gw ngaca baru deh gw sadari, rambut gw pada numbuh kecil-kecil gitu. Kenapa gw bisa tau?? Karena kepala depan gw yg sebelah kiri emang udh keliatan banget rambutnya jarang-jarang alias menuju botak, hikks T.T..

Makanya gw sadar banget kok lama-lama dibagian tersebut udah ada rambutnya tapi tipis-tipis gitu. Baru deh gw ngeh kalau yang bikin gatal selama ini adalah karena rambut gw pada numbuh semuaa…. Aaaakkk.. asli gw seneng bangeet.. Rambut rontok gw juga berkurang jauh dari sesaat sebelum gw pakai shampoo ini. This was an amazing shampoo that I’ve ever tried, trust me!

Kalau ditanya apa kekurangan dari shampoo ini gw sih gak merasakan adanya kekurangan yah. Menurut kulit kepala dan rambut gw shampoo ini mendekati sempurna, hehe… cocok juga digunakan buat yang mengalami kerusakan rambut karena pewarnaan.

·         The Original Mane ‘n Tail Deep Moisturizing – Shampoo For Dry and Damage Hair

Here it is, varian terakhir yang udah gw gunakan juga. Deep moisturizing shampoo dari Man ‘n Tail ini jadi pilihan terakhir gw dalam ajang coba-coba produk shampoo. Dari kemasannya sih gw suka banget karena didominasi warna biru, kesukaan gw, dan sewaktu dilihat isinya ternyata warna biru juga dan gw suka.. haha J


The Original Mane ‘n Tail Deep Moisturizing


Tapi sepertinya kulit kepala dan rambut gw kurang cocok memakai varian yang ini. Rambut gw balik jadi rontok lagi, dan gw gak tau kenapa ini bisa terjadii, oohhh… T.T Padahal gw udah berharap banyak dari judulnya Deep Moisturizing.  I am sorry Mane ‘n Tail.. L

Mungkin shampoo ini memang diperuntukan buat yang rambutnya bener-bener kering dan rusak. Sementara rambut gw baru kembali baik dan sehat berkat varian Herbal Gro. Salah gw juga sih, suka coba sana sini, haha. Tapi gak apa berkat coba-coba gw jadi tau kondisi dan kebutuhan rambut gw sendiri. Oiya, varian yang ini memberikan kesan lembut dan tidak lepek di rambut gw, itu aja sih yang baru gw rasain habis memakai varian ini.

So fellas, begitulah pengalaman gw memakai tiga varian shampoo dari Mane ‘n Tail. Buat harganya sih sekitaran Rp 150.000,-/botol yang ukuran 355 ml seperti gambar sebelumnya. Agak mahal emang, barang import soalnya, tapi sebanding lah sama kualitas. Bisa didapatkan di Carrefour, Guardian dll, gw belum pernah lihat ada yang jual di Alfa atau Indo dkk. Kalau ada disitu kan gw gak perlu jauh-jauh beli ke mall yaa..

Oiya, semua review gw ini adalah pure, asli pengalaman gw pribadi ya. Setiap orang kemungkinan berbeda-beda, jadi gw gak bisa mastiin kalau kalian bakal dapat hasil yang sama seperti gw walaupun dengan varian yang sama seperti yang gw pakai. Thanks for reading fellas.. J
 
;